
Demi menjaga keselamatan penggunanya, Honda memutuskan melakukan penarikan kembali hampir 500.000 unit mobil populernya, mulai dari Mobilio, Brio, Jazz, HR-V dan BR-V.
"Ya itu memang harus dilakukan. Memastikan kualitas dan keamanan tertinggi untuk konsumen adalah tujuannya. Itu hak konsumen juga," ujar Direktur Pemasaran dan Layanan Purnajual PT Honda Prospect Motor Jonfis Fandy kepada detikOto.
Mobil ditarik untuk dilakukan pergantian pada komponen mobil yang cukup vital, yakni pengereman. Master cylinder dan master power pada sistem pengereman Honda Mobilio tahun produksi 2014-2017, Honda Brio tahun produksi 2014-2017, Honda Jazz tahun produksi 2014-2017, Honda HR-V tahun produksi 2014-2017 dan Honda BR-V tahun produksi 2015-2017 harus diperbaiki.
Honda menyebutkan sebanyak 463.891 unit mobil-mobil tersebut di Indonesia harus ditarik. Jika melihat besarnya jumlah mobil yang harus ditarik, tentu butuh biaya yang tidak sedikit. Namun Jonfis enggan menyebutkan berapa biayanya.
"Maaf nggak bisa diberitahu itu, untuk konsumen gratis," ujarnya.
Proses pemeriksaan dan/atau penggantian komponen ini berlangsung kurang lebih selama 1-2 jam. Masa kampanye ini akan berjalan selama 6 bulan, mulai tanggal 26 Januari 2018 hingga 26 Juli 2018, sementara masa perbaikan akan terus berlangsung walaupun masa kampanye telah selesai. Pengguna mobil bisa mengecek apakah mobilnya kena recall di situs Honda: http://pud.honda-indonesia.com/.
(detik.com - Dadan Kuswaraharja)