Pengendara di Bundaran HI Bingung Disuruh Mengheningkan Cipta - IniKabarKu.com

Breaking


PERKEMBANGAN VIRUS CORONA

Berita Selengkapnya

Bersama Lawan Covid-19

Pengendara di Bundaran HI Bingung Disuruh Mengheningkan Cipta

Pengendara Bundaran HI Mengheningkan Cipta

Tepat pukul 08.15 WIB, anggota kepolisian di kawasan Bundaran Hotel Indonesia, Jakarta Pusat, mengadang mobil-mobil yang melintas di persimpangan lampu merah kawasan itu. 

Mereka meniupkan pluit yang menghasilkan suara panjang sambil memberi aba-aba kepada pengendara agar berhenti. 

"Mari kita mengheningkan cipta untuk mengenang jasa pahlawan," ujar salah satu polisi di hadapan pengendara yang bingung. 

Aktivitas lalu lintas di Bundaran HI pun berhenti dan senyap seketika. Tidak ada suara klakson mobil ataupun deru kendaraan. Tidak ada suara protes dari pengendara. 

Tanpa terasa, 60 detik yang senyap pun segera berlalu. Polisi kembali mempersilakan pengendara melanjutkan perjalanannya. 

"Tadinya saya bingung, lampu merah enggak nyala kok disuruh berhenti semua," ujar salah seorang pengendara, Matthew, di Bundaran HI, Jakarta Pusat, Selasa (10/11/2015). 

Namun, Matthew tidak protes setelah mendengar penjelasan polisi. Kendaraannya dihentikan karena polisi mengajak untuk mengeheningkan cipta sejenak untuk mengenang jasa para pahlawan. 

"Kebetulan sejak pagi sudah ingat kalau hari ini hari pahlawan. Sekarang di jalan diajak merayakan itu ya enggak masalah, justru bagus," ujar dia. 

Imbauan tersebut tertuang dalam Surat Telegram bernomor STR/3097/X/2015 tanggal 27 Oktober 2015 dari Kapolda Metro Jaya Irjen Pol M Tito Karnavian yang ditandatangani atas nama Kapolda dan Kepala Biro Operasi Komisaris Besar Martuani Sormin.

Imbauan tersebut didasari Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2002 tentang Kepolisian Negara Republik Indonesia dan surat dari Kementerian Sosial RI No 96/MS/B/10/2015 tanggal 9 Oktober 2015 tentang izin menghentikan kendaraan bermotor dalam rangka hening cipta Hari Pahlawan. 

Selain polisi, Kementerian Komunikasi dan Informatika RI juga mengirimkan imbauan lewat pesan singkat untuk memberhentikan kendaraan selama 45 detik untuk memperingati Hari Pahlawan, 10 November 2015.

(kompas.com)