Jadwal Terus Berubah, Atlet PON Kebingungan - IniKabarKu.com

Breaking


PERKEMBANGAN VIRUS CORONA

Berita Selengkapnya

Bersama Lawan Covid-19

Jadwal Terus Berubah, Atlet PON Kebingungan

Sampai hari keempat pelaksanaan Pekan Olahraga Nasional, berbagai kritik dan keluhan terus menyoroti kinerja Panitia Pelaksana PON Riau yang dinilai tidak maksimal. Selain soal wisma dan penginapan atlet yang sering bermasalah, sekarang protes ditujukan pada jadwal pertandingan yang tak pernah pasti. Perubahan jadwal pertandingan ini, kata mereka, menunjukkan panitia tidak siap.

“Bukan saja perubahan pada jam, tetapi bahkan juga hari pertandingan bisa bergeser. Ini merugikan semua pihak terutama atlet kami,” ujar wakil kontingen Jawa Barat, Yeyen Rusyana. “Mestinya panitia menyadari bahwa soal jadwal pertandingan adalah hal yang amat penting bagi persiapan atlet,” katanya.

Rabu ini, 12 September 2012, misalnya, PON Riau baru memastikan akan menggelar 189 pertandingan di 12 lokasi di Riau. Total para atlet akan memperebutkan 9 medali emas. Cabang olahraga anggar, wushu, pencak silat, dan tenis meja mendominasi pertandingan, baik penyisihan hingga perempat final putra-putri. Sebanyak 8 medali emas akan berasal dari cabang atletik dan 1 medali lainnya diperebutkan di cabang olahraga biliar.

“Hari ini pertandingan lebih banyak di Pekanbaru. Hanya cabang dayung di Kabupaten Kuantan Singingi dan cabang pencak silat di Bangkinang Kampar, “ ujar Humas PB PON Choirul Risky, Rabu 12 September 2012 di Pekanbaru.

Data PB Pertandingan PB PON hari ini mencatat, cabang anggar akan menggelar 50 nomor penyisihan putra-putri. Sedangkan cabang wushu memperlombakan 35 nomor, biliar ada 22 pertandingan, silat sebanyak 17 pertandingan, tenis meja 15 nomor lomba, dan dayung sebanyak 10 pertandingan.

Panitia sendiri menganggap ringan berbagai keluhan soal perubahan jadwal pertandingan ini. “Perubahan jadwal ini lebih pada soal teknis dan itu biasa saja terjadi di banyak event olahraga,” kata Choirul Risky. “Sejauh ini tidak ada masalah serius.”

sumber : tempo.co