Rainbow Eucalyptus, Si Pohon Pelangi - IniKabarKu.com

Breaking


PERKEMBANGAN VIRUS CORONA

Berita Selengkapnya

Bersama Lawan Covid-19

Rainbow Eucalyptus, Si Pohon Pelangi





The Rainbow Eucalyptus (Eucalyptus deglupta) atau bisa juga disebut Mindanao Gum adalah satu-satunya spesies pohon Eucalyptus yang ditemukan di belahan bumi utara.Luar bisanya pohon ini adalah tumbuh hingga pohon 70-m dan bisa juga bersinar dalam warna pelangi pada kulitnya yang dapat juga melakukan perubahan dengan warna kuning hijau,oranye dan bahkan bayangan ungu.



Ini memang sungguh penomena yg luar bisa yg di sebabkan oleh bercak kulit secara pergantian penanggalan pada waktu yang berbeda.Warna-warna yang berbeda pun bisa menjadi indikator usia kulit,luar kulit yg segar akan mengungkapkan inti kulit yang hijau terang dan memiliki inerbeauty tersendiri. Rahasia di balik Rainbow Eucalyptus sebenarnya cukup sederhana. Pohon-pohon berkulit itu tumbuh setiap tahun, tapi tidak pada saat yang sama. Karena penutupnya hilang, kulit hijau didalamnya terekspos, dan, meluas, setiap kulit baru pertama berubah kebiruan, kemudian oranye, ungu dan merah. Hal ini menciptakan efek pelangi yang membuat pohon-pohon ini begitu indah untuk dilihat.


 Kita akan berpikir bahwa pohon ini cantik dan tidak biasa seperti pohon yang lainnya,setidaknya harus dipamerkan di depan umum di taman dan hutan. Sayangnya,belum terjadi. Rainbow Eucalyptus pohon dibudidayakan di seluruh dunia terutama untuk tujuan penciptaan kayu pulp. Kayu pulp adalah bahan yang paling umum ketika membuat kertas dan pulp dapat dipisahkan secara kimia atau mekanik dari kayu,dan materi, kering berserat serat yang menyebar dan menjadi lebih lentur saat tersuspensi dalam air.


Pohon ini juga dapat di temukan di Indonesia , Papua New Guinea atau Filipina, namun juga telah di tanam dan tumbuh/di kembangkan di seluruh dunia sebagai kayu eksotik antara lain Amerika Selatan, Malaysia, Sri Lanka, Cina dan negara lainnya.


Sumber : dari berbagai sumber